Showing posts with label Cinta?. Show all posts
Showing posts with label Cinta?. Show all posts

Wednesday, May 4, 2011

SURAT CINTA UNTUK (calon) SUAMIKU

Assalamu’alaikum Warahmatullahe Wabarakatuhu…

Dear calon suamiku…Apa kabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimuu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?

Wahai Calon Suamiku…Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya. Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak. Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik. Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat di hatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku, di hatimu, menemani harimu.

Calon suamiku…Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak. Apa yang kuharapkan darimu adalah keshalehan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang dapati. Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.

Wahai calon suamiku…Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh. Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu.

Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. “Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu.“Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini. Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan. ”Aku yakin kaulah yang kubutuhkan, meski bukan seperti yang aku harapkan.

Calon suamiku yang di rahmati Allah…Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih. Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku. Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.

Calon suamiku…Inilah sekilas harapan yang kuUkirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu. Hidup ini indah bila engkau selalu hadir di sisiku setiap waktu, hingga aku hembuskan nafas yg terakhir

Ya Allah..Ampunilah dosa ku yang telah kuperbuat, Limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiada terbatas, Berikanlah aku kekuatan mental, Karuniakanlah aku dengan sifat keredhaan Peliharalah lidahku dari kata-kata nista, Kuatkanlah semangatku menempuhi segala cobaan Mu, Berikanlah aku sifat kasih pada sesama insan,

Ya Allah…Sekiranya kelak engkau pertemukanku dengan (calon) suami pilihanMu, Berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya, Sekiranya kelak (calon) suamiKu adalah suami yang akan membimbing tanganku dititianMu. Karuniakanlah aku sifat kasih dan redha atas segala perbuatannya, Sekiranya kelak (calon) suami ku adalah bidadara untuk ku di JannahMu, Limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawaduk akan segala perintahnya. Sekiranya kelak (calon) suamiKu adalah yang terbaik untukku di DuniaMu, Peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya. Sekiranya kelak (calon) suami ku adalah jodoh yang dirahmati olehMu, Berilah aku kesabaran untuk menghadapi segala macam masalah. Tunjukkanlah aku jalan yang terbaik untuk aku harungi segala dugaanMu, Seandainya nanti (calon) suami ku tergoda dengan keindahan duniaMu, Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya. Seandainya nanti (calon) suamiku tunduk terhadap nafsu yang melalaikan, Karuniakanlah aku kekuatanMu untuk memperbaiki keadaannya. Seandainya nanti (calon) suamiku menyintai kesesatan, Bimbinglah aku untuk menarik dirinya keluar dari keterlenaannya.

Ya Allah…Engkau yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untukKu, Engkau juga yang Maha Mengampuni segala kekhilafan dan keterlanjuranKu, Seandainya aku tersilap berbuat keputusan, Bimbinglah aku ke jalan yang Engkau ridhai, Seandainya aku lalai dalam tanggungjawabku sebagai isteri, Hukumlah aku didunia tetapi bukan diakhiratMu, Seandainya aku ingkar dan durhaka, Berikanlah aku petunjuk kearah rahmatMu
Ya Allah…Sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukMu, Aku buta tanpa bimbingan Mu, Aku cacat tanpa hidayah Mu, Aku hina tanpa Rahmat Mu

Ya Allah…Kuatkan hati dan semangatku, Tabahkan aku menghadapi segala cobaanMu, Jadikanlah aku isteri yang disenangi suami, Bukakanlah hatiku untuk menghayati agama Mu, Bimbinglah aku menjadi isteri Solehah.
Hanya pada Mu Ya Allah…Ku mohon segala harapan Karena aku pasrah dengan dugaanMu, Karena aku sadar hinanya aku, Karena aku hanyut dengan keindahan duniaMu, Karena kurang kesabaranku menghadapi cobaanMu, Karena pendek akal ku mengarungi ujian Mu,

Ya Allah Tuhanku, Aku hanya ingin menjadi isteri yang dirahmati, Isteri yang dikasihi, Isteri yang solehah, Isteri yang sentiasa dihati,

Aamin, Ya Rabbal ‘Alamiin…….

Memang benar, gelora rindu itu mampu merobek segala macam tutup dan membuka semua rahasia. Rasa rindu itulah merupakan “Greget Cinta” yang mampu melemahkan roh, karena ia memikul beban penguasaan cinta yang memuncak di saat ada manisnya. Seandainya saat itu ada bagian yang dipotong, ia tidak akan merasakan apa-apa. Cinta itu ibarat condongnya hati terhadap sesuatu yang amat terasa keindahannya. Kalau condongnya hati terlalu kuat dan menggebu-gebu artinya sudah sampai pada tingkat rindu. Rasanya seseorang akan menjadi budakpun untuk yang dicintaipun akan dilakukan, bahkan membelanjakan semuanya demi yang dicintaipun dilakukannya pula.

Dalam Al-Qur'an telah dikisahkan mengenai cinta dan mencintai yang dicontohkan pada kisah Nabi Yusuf dengan Zulaikha. Tidakkah engkau lihat Zulaikha? Hanya demi cintanya kepada Yusuf, ia kehilangan kecantikan dan semua yang dimiliki diserahkan demi Yusuf, termasuk mutiara dan kalung emas seberat 70 unta. Semuanya amat ringan demi pengorbanan cinta, bahkan kalung yang bisa membuat seseorang langsung kaya seketika itupun diberikan demi cinta, sampai-sampai tak tersisa sedikitpun harta Zulaikha. Sesuatu di sekitarnya selalu terbayang Yusuf, di mana-mana ada Yusuf, mau makan, mau minum, mau tidur, mau mandi, dan mau...selalu terbayang Yusuf (eh seperti lagunya Evi Tamala ya??), bahkan mau mendongak ke langit terbentang nama Yusuf berjajar amat indah diantara bintang-bintang.

Ada suatu riwayat, "Sesungguhnya Siti Zulaikha setelah beriman dan menikah dengan Yusuf terpenuhi keinginannya, ternyata ia selalu menjauh dan menyendiri dari Yusuf untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bila Yusuf mengajaknya siang, maka ia menahannya sampai malam hari. Bila Yusuf mengajaknya malam hari, iapun menahan sampai waktu siang”. Akhirnya Zulaikha berkata : "Wahai Yusuf, sesungguhnya aku sudah mencintaimu jauh sebelum aku mengenal Dia. Namun ketika aku mengenal-Nya hatiku tak ada ruang lagi meletakkan cinta terhadap sesuatu yang lain selain Dia, termasuk kamu. Dan aku tidak menghendaki ada pengganti kecuali hanya Dia saja".

Selanjutnya, Yusuf memberi pengertian kepada Zulaikha, dan berkata, "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintah aku berbuat demikian (jima'), maka akan keluarlan dari rahimmu dua orang putra yang Dia jadikan nabi-Nya". "Kalau memang begitu perintah Allah, yang menjadikan aku jalannya ke sana, artinya perbuatan itu masih disebut taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala". Sejak itu, hati Zulaikha baru tenang di sisi Yusuf.

Semoga kisah rindu yang saling mencintai ini dapat memberikan pencerahan

Credit to penulis asal....

Wednesday, July 28, 2010

Ragu-ragu?!

Si Dia melayanmu begitu baik sekali sehinggakan semakin hari perhubungan kamu dan Si Dia menjadi semakin akrab. Namun apa yang mengecewakan kamu si dia tidak pernah sekalipun melafazkan kata cinta. Sedangkan hati kamu semakin hari semakin menyayanginya dan itu yang membuatkan kamu sering tertanya-tanya adakah si dia menganggap kamu sebagai kekasih ataupun hanya sebagai teman tapi mesra?






MASIH RAGU-RAGU :



Hatinya masih ragu-ragu untuk katakan si dia menyintai kamu walaupun buat masa ini hanya kamu sahaja di hatinya. Pengalaman cintanya yang menyakitkan membuatkan si dia takut untuk bercinta kali kedua dan lebih selesa untuk berkawan sahaja denganmu. Walau bagaimanapun, usah bimbang kamu masih ada harapan untuk memenangi hatinya dengan meneruskan sahaja sikap kamu selama ini. Percayalah, lama-kelamaan si dia pasti akan meluahkan juga perasaanya pada kamu. Namun satu yang perlu kamu ingat ialah si dia tidak suka kamu mendesak atau memaksanya membuat keputusan. Biarkan sahaja si dia melakukannya dengan rela dan ikhlas.


Hem...ini kuiz yang aku buat kat facebook waktu membuang2 masa yang tak bape nk banyak... Jawapan pada soalan
Kekasih @ Teman Tapi Mesra... so, apa pendapat kalian?

Sunday, June 27, 2010

Keliru...

Eh lama benar aku tak buat entri cinta, kasih yang memeningkan kepala....tapi hari ini....
aku nk cerita....

Macam ni kisahnya.... kawan aku WN, dah kenalkan aku dgn 1 mamat ni....
erk nk mention nama betol ke? tp tu bkn style aku....
Erm....aku nama kn die ROY... kenapa Roy? Sebab aku punya suka la... haha...
ok, ok...ade sebabnyer....tp aku rasa biar aku simpan dlm hati je.... biar aku je tau sebabnyer...
Dan hari yg sama jugak, sorang lg kwn aku RM pun nk introduce kn kwn die....ok, aku terharu sbb kawan2 risaukan jodoh aku... jadi untuk elakkan rasa bersalah....
aku terus terang pada RM.... sahabat dr kecil, yg aku rasakan akan memahami aku....
die suka bila aku ceritakan yg aku dah kenal si Roy.... dan die excited nk jumpa Roy...
yang jadi masalahnyer.... aku sendiri tak pernah jumpa si Roy ni llagi.... semua nye tru phone....
Okey, roy dah tgok aku dekat akaun fb aku....aku je yg tak dapat tgok die lagi....

jadi kebetulan pulak husband RM outstation and die akan tido umah aku malam tu....die desak aku jumpa Roy.... katanya die temankan....aku pun, bila fikirkan alang2 die nak teman, aku ok je la.... msg pada si Roy...die sendiri terkejut sebab tiba2 aku nk jumpa dia...sbb kalau aku sorang2 mmg xkn la kan...

so, dipendekkan cerita kitorg pun jmpa la kat sebuah kedai mamak, di mana lokasi spesifik nye perlu dirahsiakan...

ok, abes babak 1....

kite masuk babak 2,

lepas jumpa kata RM, roy ok...die suruh aku beri peluang...peluang? entahla yang tu aku xpasti lagi..... sebab aku masih fikirkan si bebear lagi...sepanjang jumpa pun aku masih membanding2kan antara roy dan bebear....mmg tak baik...tp x mampu nak elak....
jadi malam tu, lepas jumpa....roy call aku mcm sebelum2 nya....kami berbual...RM dah pun tidur waktu tu....lama jugak smapai hampir pukul 2 pagi....

dan kemudian esoknyer...mcm biasa si Roy sms aku....aku reply je la....kata berkawan...lgpun aku rasa mungkin tak salah aku bg peluang pd die, since aku ngan bebear pon mmg kwn jek...
cuma bile die kol, aku x pickup....bila die sms kenapa aku x jawab, aku katakan keadaan sbnar.... aku ssh nk jawab fon waktu kerja.... dan si Roy terus senyap lepas tu....

merasakan yang aku ni bersalah, aku sms minta maaf...mungkin bahasa ku kasar...masih tiada jawapan...akhirnya aku tolak tepi ego ku...aku buat panggilan...masih tak dijawab....2 kali... itu je yg aku sanggup.... kemudian, aku teruskan kerja.... sampai wktu balik masih juga senyap sunyi..aku tebalkan muka kuatkan ati telefon skali lg...
kali ini dia jawab....katanya die sibuk.... tp sempat jugak memerli aku pasal sms yang ku hantar....maknanya sibuk itu hanya alasan....dia memang sentap......

lepas dah bercakap dan say sorry, everythg was back to normal...cumanya die tnya kan aku...
betulker gmbr di fb akaun tu gmbr aku...kata die gmbr tu mcm mirip si RM...isk ape ke sebab nye fb aku nk taruk gmbr org plak....fb aku gambar aku la...
benda ni dah jadi topik hangat dan isu penting setiap kali kami ckp fon ataupun ber sms...

sesi sms kami hari sabtu yg mula dengan baik dan aman damai dgn die beritahu aku mahu ke Perlis menghadiri kenduri kawin temannya dan jwb aku ok la... xkan nak halang...sape plak aku ni... dia ajak jugak aku...tp giler.... jauh tu...nk kena smebelih dgn ayah pergila.... aku tolak dengan baik.... sambil bergurau, kalau ke 'P' (kampung die) boleh la ikuut....die balas dgn bergurau jugak, rumah mak mentua kn...tp balasan aku buat kn die sentap lg... (mmg ra'jin sentap die ni) jadi kami tkr cerita.... die cite psl pic fb aku lg...sebut lg pasal gmbr RM....hem mngkin die harap aku secantik RM kot.... cantik ker? tapi tidak kata die...rmai lg pmpuan cantik yg die penah jumpa...xkn die nk pandang isteri org...katanya....die kata barangkali aku yg cemburu...aku akui aku cemburu...dan jawapan si roy bikin aku ketawa...katanya aku mahu ke pada die yang gemuk, hitam dan pendek tu? aku bkn pandang pd rupa ye dalam berkawan.... tp hakikatnya aku bkn cemburu pd die...aku cemburu kan RM yang bahagia kerana ada orang yang menjaga dia..... dan sekali lagi roy bikin aku mahu ketawa.... kata die sabarla kami kan baru berkawan...tambah lagi aku kn lambat lagi habis belajar.... aduhai.....die ingt aku ajak die kawin ker?! "tlogla.... bkn tu maksud saya la awk.... eh, tp kan awak yang beria2 nk ajak sy kawin kn? " haha.... tp dlm nak gelak2 aku... aku jelaskan pd dia..... yg aku hanya bergurau....
tp aku juga beritau die target idup aku.... ok, pastu die senyap lg...... lama jugak... lbh kurang setengah jam ke sejam....alih2 die beritau sudah mahu bertolak ke Perlis...aku balas ok.... (aku faham mungkin die tak nak bercakap soal yang aku cakapkan tadi....) aku kata bwk kereta baik2...kalo dh smpai bgtau la.... tp x bgtau pon xpe....eku ingt abes disitu...eh, die balas lg...psl aku ckp bgtau atau x bgtau pon die nk kn jwpn...kenapa aku ck mcm tu....lalu aku kata.... kalo die ingt bgtau la, kalau x, aku x kisah...aku bkn siapa2.....dan pukul 8 lbh.... sms die masuk...memaklumkan yg die slmt smpai....

end of babak 2...jom masuk babak 3

aku khabarkan pd RM tntang kemusykilan roy pasal kami bila RM bertanya pd aku....kalian tahu ape komen RM? dia rasa memang Roy suka die...bila aku kata roy kata x...dia kata x kn roy nk ngaku...sbb roy tau die dah kawin...aku ckp ape yg roy ckp...tentang die dah jumpa pmpuan2 yg lg cantik...eh, RM mcm marah plak... xkn x boleh terima hakikat yg ade lg org yg lebih cantik?
sekarang die kata, dia dah faham sket perangai si roy.... dia kata, kalau nnt aku citer lagi psl si roy die akan lebih faham.... dia kata roy mmg mengharapkan yang dia itu adalah aku....dia kata dia sudah masak benar dgn perangai lelaki....hem....kenapa la teman dari kecil...sahabat dah bertahun2 tapi dia tak fikir perasaan aku?....kalau betul sekalipun itu yg roy rasa...perlu ke die berkata begitu...seolah2 nya tak kan ada sesiapa yg akan sukakan aku lebih dr die....aku tau aku x cantik....tp aku juga punya hati dan perasaan....aku tak mengharapkan apa2 dari roy...tapi tak adakah sdikit pon rasa ingin memahami hati aku wahai RM? tak kah kau sedar, dengan berkata begitu kau meletakkan aku seolah2 terlalu rendah utk dibandingkan dgn kau? maaf, mungkin aku yang terlebih2 sensitif....tp aku ini cuma seorang wanita biasa....

Kalian.....
abes semua babak untuk episod ini...aku tak tau ape lagi episod yg akan ada...
apa yang pasti apa2 lg selepas ini antara aku dan roy..... ceritanya tak akan lagi ku ceritakan pd dia.... mungkin juga tidak pada laman in dan tidak pada kalian..kerana, sakitnya hanya aku yang rasa bila teman sendiri tak mengerti....


Tuesday, March 10, 2009

==== ARTI SEBUAH CINTA ======


pernahkah kamu merasakan
bahwa kamu mencintai seseorang
meski kamu tau ia tidak sendiri lagi
dan meski kamu tau cintamu mungkin tak terbalas
tapi kamu tetap mencintainya..

pernahkah kamu merasakan
bahwa kamu sanggup melakukan apa saja
demi seseorang yang kamu cintai
meski kamu tau ia tak akan peduli
atau pun ia peduli dan mengerti
tapi ia tetap pergi..

pernahkah kamu merasakan
hebatnya cinta tersenyum kala terluka
menangis kala bahagia
bersedih kala bersama
tertawa kala berpisah..

aku pernah,aku pernah tersenyum
meski terluka karena aku yakin TUHAN
tak menjadikannya untukku..

aku pernah menangis kala bahagia
karena aku takut kebahagiaan cinta ini
akan sirna begitu saja..

aku pernah bersedih kala bersamanya
karena aku takut akan kehilangan dia
suatu saat nanti, dan..

aku juga pernah tertawa saat berpisah
dengannya, dan TUHAN pasti telah
menyapkan yang lain untukku..

aku tetap bisa mencintainya
meski ia tak dapat ku rengkuh dalam pelukanku
karena memang cinta ada dalam jiwa
dan bukan ada dalam raga..!

Semoga suatu saat kita mampu menemukan cinta itu….!
wassalam…!

Monday, December 22, 2008

Warkah

Assalammualaikum...


Awak,
Ini saya tulis waktu sedang mengadap komputer di pejabat.
Kerja yang tak banyak, membuatkan fikiran saya jauh melayang pada awak.
Jangan tanya kenapa, sebab saya sendiri tak punya jawapan pada soalan itu.

Awak,
Saya tak tau macam mana nak beritahu pada awak apa yang ada dalam hati saya.
Sebab saya sendiri tak sedar semenjak bila hati ini berub
ah rasa. Susah nak
faham sebenarnya. Walaupun puas saya fikir-fikirkan.
Jawapannya tetap saya tak jumpa. Yang saya tahu, yang saya sedar saya sukakan
awak sebab, saya boleh harapkan awak. Perempuan, awak. Yang dicari adalah lelaki yang boleh disandarkan harapan. Lelaki yang boleh membantu dan melindungi waktu susah. Dan semua itu saya jumpa pada awak. Terima kasih atas semua pertolongan dan bantuan awak pada saya.

Awak,
Saya ingat lagi setiap perkara yang saya harapkan bantuan dari awak. Saya ingat lagi macam mana tenangnya awak saat saya menggelabah dan hampir menangis. Awak, saya ingat waktu saya beritau ayah sakit dan masuk hospital. Saat itu air mata saya dah nak mengalir dari kolam air mata ni. Tapi waktu awak call saya cakap dengan tenang, tiba-tiba ketenangan itu jua singgah pada saya. Betul kata orang, sikap positif akan menjadikan orang-orang sekeliling kita juga positif.
Tak lama lepas tu, awak tidur kat rumah saya. Erm... mula-mula saya terkejut awak nak tidur rumah saya. Kan waktu awak call saya awak kata, awak balik tidur kat rumah. Tapi, saya tak kisah. Saya ambilk
an bantal lagi. Pagi itu, saya lupa awak ada kat rumah saya. Saya selamba je pakai baju tidur depan awak. Awak, dengan awak saya selesa je. Saya tak rasa saya perlu jadi orang lain depan awak.
Saya boleh jadi siapa diri saya yang sebenarnya.

Awak,
lepas tu kes kereta saya. Terima kasih banyak-banyak sebab sudi menolong. Kalau tak saya tak tahu macam mana nak selesaikan masalah saya tu.
Maaf sebab menyusahkan awak. Dari petang ha
ri Rabu itu saya dah susahkan awak. Saya tak akan lupa sampai bila-bila pasal petang itu awak. Itulah masa paling dekat awak berdiri di sisi saya. Kalaulah awak tau apa yang saya rasa...saya dah tak mampu berdiri lagi saat itu. Itulah hari yang saya paling suka tengok awak. Kemas. Tapi, saya tetap tak mampu nak pandang mata awak. Awak pun sama. Bila saya pandang awak, awak larikan mata awak.
Entahlah.Lepas tu, awak payungkan saya sampai ke kereta. Awak, saya tak mintakpun. Saya tak kisah kalau berhujan sikit. Alah, dah nak balik rumah pun time tu. Tapi awak kejar saya dari belakang untuk payungkan saya. Sampai kawan saya kata, kesian awak basah sebab nak payungkan saya. Rasa bersalah pulak saya. Tapi dalam masa yang
sama, saya terharu awak treat saya macam tu.
Terima kasih sekali lagi.

Awak,

hari sabtu tu awak janji temankan saya pergi betulkan kereta. Lepas hantar kereta ke bengkel, awak bawa saya pergi makan kat Kg.Baru. Yang saya tak boleh lupa, awak tanya saya… "Kenapa? Macam takut je" awak, saya tak takut kalau dengan awak. Cuma, saya tak biasa. Seumur hidup saya,
itulah kali kedua saya pergi makan kat Kg Baru.Lepas tu saya ikut je.
Sampailah awak nak pergi untuk appointment awak pukul 2 tu. Mula2 awak tanya saya macam mana. Tapi saya pun dah tak boleh nak fikir time tu. Ker
eta lambat lagi nak siap. Sampai awak kata nak bawak saya sekali untuk appointment awak tu. Aduh, rasa bersalah sangat saya menyusahkan awak. Akhirnya awak tanya kalau-kalau saya nak pergi rumah kawan. Awak hantarkan.
Nanti balik appointment, awak ambil saya. Awak, takutnya saya time tu. Rasa bersalah sangat. Sebab susahkan awak. Sebab tu saya tak henti-henti berterima
kasih. Tapi awak kata hal kecik je tu. Terima kasih banyak-banyak. Saya ni dah banyak sangat terhutang budi. Tak tau macam mana nak balas.

Awak, Kadang-kadang saya rasa saya ni dah tak betul agaknya. Asyik awak je yang saya fikirkan. Asyik nama awak je yang saya sebut. Entah kenapa agaknya. Kawan saya kata, saya dah jatuh cinta. Saya dah angau katanya lagi. Mula-mula saya tak percaya. Sebab saya tak pernah jatuh cinta. Kalau suka-suka itu memang banyak barangkali. Atau, saya sebenarnya cuba nak menidakkan perasaan hati?! Entahla awak... apa yang saya tau sekarang ni, harapan saya biarlah awak juga merasakan apa yang saya rasa. Dan kalau kita punya rasa yang sama,tolonglah katakan pada saya awak. Sebab saya dah tak larat tertanya-tanya sendiri…….


Thursday, December 11, 2008

Apa patut aku buat? II

Hem....ini, entri pertama aku yang bersiri....
Selalunya semuanya habis dalam satu posting saja.
Tapi kali ini, aku masih belum pun jumpa jawapan bagi
persoalan aku. Memang.... nasihat dan pandangan kalian,
semua aku pertimbangkan.... Tapi kebanyakan semuanya
menasihatkan agar aku berterus terang. Ya Allah, Kalaulah
aku punya kekuatan itu....
Ah....kadang-kadang terasa nak mempersoalkan takdir...
kenapa dalam ramai-ramai lelaki yang hadir sama waktu dia
hadir hati aku memilih encik itew? Kenapa tak si A atau si B
atau si F? Dan kenapa encik itew mampu mematikan semua rasa
yang pernah ada buat si lelaki yang pernah menyentuh hatiku dulu?
Asthagfirullah....mujur aku cepat sedar sebelum aku terus mempersoalkan
takdir hidupku ini... Ya Allah....kenapa aku terlupa yang aku yang selalu
memohon petunjuk dariMu... kenapa aku terlupa yang aku yang mengharapkan
ihsan Mu menunjukkan jalan buatku... Mungkin ini jalan terbaik dari aku terus
mengharap lelaki itu sedar tentang perasaan aku....
Kalian, aku tak pernah sangka semua akan jadi macam ni.. Aku fikir waktu aku
sukakan lelaki itu dulu, dialah orang yang aku cari... Tapi, aku selalu takut tersilap..
aku mohon dan minta dariNya, kalau lelaki itu bukan untuk aku matikan rasa ku buatnya...
hadirkan seorang insan lain yang boleh memberi kebahagiaan dan bimbingan buat aku.
Alhamdulillah... aku tak pasti sama ada doa hambaNya yang lemah dan selalu alpa ini
dijawab atau apa...namun yang pasti, rasa dan ingatan buat lelaki itu mati begitu saja.
Senyap...sunyi...sepi....ibarat terbang di bawa angin semilir...
Dan tatkala rasa itu mati.... nama encik itew makin kerap benar jadi sebutan orang-orang sekeliling..
Walau tak berapa gemar mendengar...aku diamkan saja... Entahlah, 2,3 tahun kebelakangan
memang kerap benar namanya meniti di bibir keluarga. Sehinggalah cerita pada 1 Syawal sampai
ke telinga... Mungkinkah? Ini jawapan yang aku cari...
(cerita 1 Syawal kalian boleh baca di bawah posting bertajuk JODOH)
Ah.... mana mungkin... kamikan saudara... Kataku menidakkan fikiran yang bukan-bukan..
Walau hakikatnya hubungan saudara yang jauh, pada aku saudara tetap saudara...
Sampailah 1 hari, aku ketemu dia di ruang cyber..Friendster... hem.. teman yang ingin ku cari,
tak kutemu, tapi dia pula yang ada di situ... Maka ku layangkan mesej buat dia...
kerana aku tak berapa pasti yang itu dia...Walau nama selalu ku dengar tapi orangnya memang jarang sekali
bertemu....Dan mesej ku berbalas... Pasti...memang itu dia...
Akhirnya kami bermula di situ.... Friendster yang membuatkan kami mulai berhubung walau selama ini bersaudara..
Itu cerita sekitar September lepas....
Semenjak itu, aku sendiri tak sedar... yang makin lama makin selalu kami berhubung..
dan makin kerap kami berjumpa... malah aku selesa dengan dia...
dia sangat mudah menolong...sampai satu saat aku merasakan rasa yang pernah mati itu
sudah mekar kembali... Ya Allah.... aku takut...takut untuk mengakui kebenaran...
takut dengan perasaan sendiri... Ya Allah...kalaulah mampu ku sampaikan semua ini pada dia agar
mengerti dan fahami aku... alangkah baiknya...
Awak,
saya minta maaf....
seawalnya memang saya tak sukakan awak...
saya menyampah bila semua memuji mengatakan awak baik...
saya tak suka bila nama awak disebut-sebut...
Awak,
saya minta maaf sekali lagi....
sekarang rasa ini dah berubah....
saya tak tahu, dan saya tak mengerti....
saya sukakan awak walau saya puas menidakkan hati...
Awak,
jauh di sudut hati,
saya harap sangat awak baca semua ni...
biar awak tahu...
apa yang ada dalam hati saya...
Awak,
saya tunggu jawapan awak...
walau saya tak tahu bila penantian saya ini akan berakhir.....

Wednesday, December 3, 2008

Hati & Perasaan



Bercinta itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang kamu sudah sepadan. Seperti kata-kata berikut: 'cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan' , yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya adalah sesuatu yang tak mampu kamu ubah.

Seorang pencinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahawa dia itu akan mencintai kamu seperti sebaliknya dalam tahap yang sama. Salah seorang di antara kamu akan memberikan lebih, yang seorang akan merasa kurang. Begitu juga dalam cinta: kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti.

Jangan pernah takut untuk jatuh cinta. Cinta mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita. Tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis, jauh lebih pedih... kerana saat itu menyedari bahawa kamu tidak pernah memberi. Cinta itu sebuah jalan, yang melorongkan ke arah kebahagian, tetapi mungkin juga menghumban ke lembah penderitaan jika tersilap langkah.

Cinta bukan sekadar perasaan, tapi sebuah komitmen. Perasaan boleh datang dan pergi begitu saja, tetapi komitmen membuat kamu 'mempertahankan' .

Cinta tak harus berakhir bahagia, kerana cinta tidak harus BERAKHIR!

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau fikiran, melainkan dari HATI.

Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, kerana jika kamu demikian, kamu bukan mencintai, melainkan 'pelaburan'.

Jika kamu mencintai, kamu harus bersedia untuk menerima penderitaan. Kerana jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai, melainkan memanfaatkan.

Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu cintai daripada kehilangan seseorang yang kamu cintai kerana egomu yang tak berguna itu!

Cinta mungkin akan meninggalkan hati kamu bagaikan kepingan-kepingan kaca, tapi sematkan di dalam fikiran kamu, bahawa ada seseorang yang akan bersedia untuk membalut luka kamu, mengumpul kembali dan mencantum 'pecahan-pecahan kaca' itu sehingga kamu akan menjadi kuat' kembali.
'Keberanian yg paling benar adalah ketetapan pd hati yg pasti.....'- NAPOLEON BONARPARTE

Wednesday, September 24, 2008

Akhiran Sebuah Cinta?

Pagi yang nyaman....Usai bersahur dan solat subuh,mata ni tak rasa nak lelap lagi...Selalunya tidur semula tu memang satu kemestian...Maklumlah katil melambai2... :)Barangkali kerana aku terlena awal malam tadi.... Selalunya selagi jam tak menunjukkan angka 12 malam, aku pun tak tidur lagi...

Hem, cerita pasal berjaga malam ni, tiba-tiba membuatkan aku teringat kat assignment yang melambak-lambak...Satu pun aku tak settle kan lagi... Aku tidur lambat, tapi aku pun tak tau lah ape yang aku buat...Aku ni banyak berangan agaknya.... :pIsh.... dari mana agaknya aku nak mula....Aduh....fikir-fikir boleh jadi sakit kepala....

Stop dulu cerita pasal assignment ni....Kawan aku cari....Nak meluah rasa lah tu...Jap lagi aku continue.......

******************************************************

Ha..... dengar cerita kawan aku tu, rasa nak story kat sini....Tak rasa macam nak sambung cerita pasal assignment yang bikin aku sakit kepala tu...Sebelum tu baik aku brief sikit cerita pasal kawan aku ni....Kawan aku ni dulu sudah punya teman....dari sekolah mereka berkawan...Dan dia sangat sayang kan temannya itu... segala yang buruk tentang temannya itu,dia pejam mata saja.... tolak tepi, cuba abaikan...walau ramai yang berkata....Sampai satu masa, aku dan seorang teman berbicara hati ke hati dengan dia...Kami tanya pada kawan ku itu..."Kau tak pernah mahu cuba membuka hati pada orang lain?"Jawabnya " Aku dan dia dah 10 tahun..aku sayangkan dia"Maka aku dan teman yang seorang diam saja... Kami yakin memang itu jawabnya... Biarlah bagaimana sekali pun kawan ku dilayan oleh si dia ....dia akan tetap setia...Tapi, takdir Tuhan, tak siapa mampu menduga...dan tak ada siapa mampu nak elak...Kawanku itu akhirnya berjumpa dengan insan lain....Yang lebih menghargai dia sebagai seorang perempuan....Sebenarnya, si dia yang lama kawan ku itu juga amat sayang padanya... cumacaranya saja yang tak kena.... perempuan sering mengharapkan perhatian...tapi si dia itu, banyak melebihkan kawan-kawan nya... malahan, dia tak pernah cuba memperbaiki dirinya untuk menjadi lebih baik...sedangkan kawan ku ini, mengharap agar dirinya dimengerti...
Akhirnya...cinta dan sayangnya kawanku pada si dia telah terbahagi dua....
Dan baru-baru ini..... hubungan kawanku dan si dia yang baru sampai ke pengetahuan si dia yang lama.... Kira jadilah telenovela sepanyol kejap...(drama Korea tak boleh...tu aku punya scene....haha :)...)
Si dia yang lama mempersoalkan kesetiaan kawanku...
Terus-terusan mencari silap kawanku....Tanpa mahu melihat di mana silap dan kurangnya dia..... Saat kawan aku meminta perlepasan, si dia yang lama masih tak boleh terima.... Kesian jugak aku kat dia.... Maklumlah...sudah 10 tahun dia mencintai kawan aku tu...tak pernah ada perempuan lain dalam hidup dia (menurut kata kawan aku tu la....) tapi ini pula akhiran cerita cinta mereka..... Beratkan nak terima kalau 10 tahun orang tu ada depan mata kita, kongsi banyak perkara dengan kita, akhirnya semua tu jadi macam mimpi je pulak..... (kalau aku dapat lelaki yang boleh terima aku selama 10 tahun tanpa cari org lain, confirm! aku pun tak akan cari lain......)Kini, kawanku tersepit untuk memilih....Kedua-duanya kawanku sayang... Tapi, pada pandangan aku....kalau kawanku dengan si dia yang baru, masa depannya akan terjamin..Si dia yang baru, sabar dan bertanggungjawab orangnya...Tapi, kalau dengan si dia yang lama juga tak bermakna dia tak boleh bahagia...Mungkin aku juga berat memenangkan si dia yang baru kerana aku kenal benar dengannya berbanding dengan si dia yang lama...
Jadi kawan, pendapat aku ni janganlah kau pakai sangat...Cuma aku harap, kau buatlah apa yang selalu aku nasihatkan....Minta lah petunjuk dari Nya walau dalam apa jua pilihan yang kau nak buat....

Ok, selamat..... :)

******************************************************

Friday, September 12, 2008

Tak Termiliki....

Terkedip mata ini,

Mengalir lesu lagi air jernih itu,

Walau puas sudah di seka setiap titisan,

Masih lagi ia mengalir....

Inilah,

Sakit memendam,

Hanya dapat terzahir,

Oleh mutiara-mutiara jernih itu...

Sakit dan pedih,

Baru kini ku tahu,

Ini nilai sebuah cinta,

Bila hati mula meletak harapan,

Untuk memintal benang-benang kebahagiaan,

Dengan insan yang sentiasa depan mata,

Tapi tak termiliki....

Tuhan,

Bagaimana nak ku khabarkan,

Pada dia agar mengerti,

Rasa yang terlukis,

Nun jauh di lubuk hati...


"The worst feeling you'll ever feel is sitting next to the person who
means the world to you knowing that you mean nothing to them..."

*sakitttt dan pedih sangat2, bila dia dengan aku, tapi masih memikirkan orang lain.....

Wednesday, September 10, 2008

Cinta?


Hee...lama tak cerita pasal Cinta... Tapi baru-baru ni
aku ada berbual dengan teman-teman tentang usia dan cinta.
Pada pandangan kalian, jarak usia berapa yang sesuai untuk pasangan
bercinta? Setahun, 2 tahun, 5 tahun atau sebaya? Pada aku, jarak usia
tak penting sangat...tapi pada usia berapa itu yang penting...
Kalau sudah sampai tahap kematangan, jarak 10 atau 20 tahun pun tak jadi
masalah....
Pada aku, kalau usia baru menginjak ke angka 20 tahun,
oh...itu masih lagi usia yang terlalu muda nak bercinta..
Masih banyak hal dan perkara yang perlu difahami dulu..
Lagipun, pandangan pada usia 20 masih terhad lagi. Ramaikan kawan dulu,
dan kemudian barulah cari cinta...
Aku bercakap berdasarkan pengalaman....dulu, waktu usia baru 20 tahun,
waktu kawan-kawan bercinta, aku pun nak bercinta...
Tapi, disebabkan rasa tu timbul atas sikap nak cuba-cuba...
Tak ke mana pun akhirnya... Aku mengaku aku tak bersedia untuk semua tu..
Masih terlalu awal.... Tak ada kematangan dalam hubungan tu... Lagi pun aku fikir
untuk apa aku risau-risau... Aku masih muda dan ramai lagi orang yang aku akan jumpa...
Walau si dia itu baik, aku terpaksa undur diri... Dia kecewa, tapi aku tak mampu nak elak..
Walau aku yang minta untuk pergi... tapi rasa sakitnya tetap ada...
Huh! Banyak kenangan kan.... Dan selepas itu, secara rasminya aku hidup single...
Tapi aku tak nafikan...ada masa dan ketika rasa bersalah menghantui...
Lagi-lagi bila si dia sampai saat ini masih tak putus asa menghubungiku...
Biarlah dia menagih kasihku, tapi aku tak mampu nak kembali pada dia..
Banyak perkara yang membuatkan kami tak serasi bersama...walau dia baik sekalipun....
Sekarang, saat usia sudah 23 tahun... aku yakin aku sudah mampu menimbang dan menilai,
aku sudah bersedia membuka hatiku untuk Cinta...benar-benar sedia...
Insyaallah... tak akan ada lagi rasa suka-suka yang jadi mainan perasaan..
Tak akan ada lagi rasa kecewa sedangkan aku tak sepatutnya merasa begitu...
Cuma yang aku harapkan sekarang, dia manusia biasa yang mempu membuatkan aku serba tak kena
di depannya itu, akan sedar kewujudanku...Akan sedar yang aku lah orangnya yang akan memberikan
sepenuh kasih sayangku buat dia....Tapi, kalau dia bukan jodohku...Aku redha Ya Allah...
Siapa saja yang kau tentukan untukku, dialah orangnya yang paling layak untukku...
Dan untuk dia manusia biasa yang selalu bikin hatiku jadi gundah....

"Terima kasih sebab hadir dalam hidup saya...
Walaupun awak tak perasan kehadiran awak tu memberi pengertian besar dalam hidup saya...
Awak hadir tepat waktunya ketika saya bersedia membuka hati saya...
Tapi saya tak tau sama ada awak sudi nak buka hati awak untuk saya atau tidak..."

Kenapa Singgah Kalau tak Masuk
~Kump. Flava~
Jarang sekali ku terdengar bunyi
Ketukan di pintu hatiku
Kalau adapun bila ku buka
Tiada siapa yang berada di luar
Tapi sejak dua menjak ini
Ku merasakan bagi ada tetamu
Tanpa dijemput sudi menjenguk
pada waktu sepi menemaniku
Tidak mungkin tiada di sini
Kerna tiada siapa pernah kisah
Akan aku tertanya ku siapa kamu
Kenapa singgah kalau tak masuk ke dalam hatiku...
Jarang sekali ku rasa rindu
Menantikan waktu untuk bertemu
Bisakah bersua walau seminit
Agar lahir peluang berterima kasih
Jarang sekali aku begini
Mengharapkan hati untuk diselami
Jangan biarkan fikiranku buntu
Memikirkan mimpi dalam jagaku....

Hem...lirik ni sesuai sangat nak sampaikan isi hati aku kat die tu.....
Tapi tak ada kekuatan nak bagi.... =)

Tuesday, August 26, 2008

Apa itu Cinta?

Ramai yang tahu tentang cinta. Ramai yang tahu menyebut perkataan cinta. Ramai yang tahu bagaimana ingin meluahkan kata-kata cinta. Tetapi adakah anda tahu apa itu cinta yang sebenarnya? Di sini saya ingin berkongsi dengan anda tentang apa itu cinta.
Sifat Cinta

Cinta itu suci, mahal dan tinggi tarafnya. Sifat cinta itu sempurna. Jika tidak, cinta akan cacat. Itulah cinta sebenar cinta.

Cinta Wujud Sejak Dilahirkan
Rasa cinta sedia wujud di dalam jiwa manusia sejak manusia itu lahir ke dunia. Cuma manusia akan melalui tahap-tahap kelahiran cinta bermula dari cinta kepada belaian ibu, membawa kepada cinta kepadakekasih dan akhirnya setelah puas mencari cinta suci, maka akan cinta kepada Tuhan Wujudnya cinta itu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasa dan cinta sebenar cinta itu suci murni serta putih bersih.

Cinta Bersedia
Bila sampai masanya di setiap tahap-tahap cinta, maka Tuhan menjadikan manusia itu bersedia menerima cinta itu. Pada mulanya jiwa itu bersedia menerima cinta, lantas sedia pula untuk berkongsi rasa kewujudan dengan dikasihi. Sedia untuk mengikat setia serta saling memahami. Setia untuk dipertanggungjawapkan kerana cinta. Sedia untuk menyerah diri pada yang dicintai.

Cinta Itu Indah
Walaupun kewujudan cinta tidak bisa dilihat, tetapi cinta itu indah dan cantik. Cantiknya itu tulin dan tidak ia bertopeng. Bukan saja ia cantik malah suci murni, bercahaya gemerlap dan putih bersih.

Cinta Itu Mengharap Balasan
Cinta antara manusia itu berkehendak kepada jodoh atau pasangan, dari diri yang punya persamaan, dari diri yang asalnya satu. Bila dapat yang dicari, bermakna cinta itu menganggap telah bertemu yang paling sesuai dan secocok dengan jiwanya, untuk bersatu kembali. Kehendak itu timbal balik sifatnya kerana manusia dalam bercinta tidak hanya menerima tapi juga menerima.

Cinta Itu Menakluki
Sifat cinta itu ingin menguasai. Dia mahu yang dikasihinya itu hanya khusus untukdirinya. Dia tidak mahu ianya dikongsi dengan orang lain. Sifat ini menuntut hak untuk mencintai dan dicintai. Tapi, dalam pada ingin menakluki, ia juga ingin ditakluki sepenuhnya.

Cinta Itu Mengetahui
Pada asasnya sebenarnya cinta itu mengetahui. Orang yang bercinta tahu siapa yang patutdicintainya. Cinta tidak perlu bertanya. Manusia boleh jatuh cinta tanpa membaca ilmiah atau novel tentang cinta. Mereka tahu apa yang perlu dilakukan. Tapi, cinta cuma tahu bercinta. Ia tidak tahu akan peraturan cinta jika tiada diberikan panduan.

Cinta Itu Hidup
Cinta adalah ibarat manusia, boleh berputik, lalu mekar serta boleh layu dan gugur. Cinta itu punya deria dan perasaan. Cinta mendengar cinta, berkata cinta, melihatcinta. Cinta ada segala-galanya. Sayang, benci, cemburu, gembira, sedih, tenang, tertekan, ketawa dan menangis. Cinta itu hidup sampai satu ketika ia akan menemui mati.Tapi ramai orang berharap agar cinta itu kekal selagi dia masih hidup dan tetap hidup walaupun telah mati.

Cinta Itu Suci
Sebagaimana yang banyak dikatakan orang, cinta itu suci. Sucinya cinta bukan bermakna ia tidak mengharap balasan. Cinta mengharap balasan cinta. Sucinya cinta bermakna ia tidak bernoda dan tidak pula berdosa Itulah sifat asal cinta, ia suci bagaikan anak yang baru lahir. Mereka yang kenal erti cinta akan cuba mengekalkan cinta itu sesuci mungkin. Mengekalkan cinta suci bermakna menjauhkan ia dari godaan nafsu yang tidak ada batasan. Kerana nafsulah cinta suci jadi bernoda dan berdosa.

Cinta Itu Mempesona
Cinta itu bukan saja indah, tapi mempersonakan. Ia bukan kerana cinta itu nakal sifatnya tapi kerana ia suci dan bersih. Ia adalah sebagaimana anda melihat pada anak kecil yang comel danbersih. Dia senyum pada anda dan merapati anda. Anda terpesona kerana bukan saja ianya comel, tapi kerana dia adalah insan yang tidak berdosa. Kerana sifat cinta yang mempersona ini selalunya manusia itu berbuat silap bila bercinta.
Apa saja yang dilakukan oleh kekasihnya…mempersonakannya dan nampak cantik serta betul walaupun itu adalah satu dosa dan akan menodai cinta itu sendiri. Itulah juga yang menyebabkan orang yang bercinta itu walaupun seorang yang bijaksana, akan menjadi bodoh kerana pesona cinta. Akal itu mampu dikalahkan oleh nafsu. Nafsu itu tidak bisa dikalahkan melainkan jika anda sentiasa ingat kepada Tuhan Maha Pencipta.

Apakah itu Bukti Cinta?
Cinta perlukan bukti. Ramai orang percaya bahawa bukti cinta itu ialah mengorbankan atau menyerahkan apa saja yang kekasih anda mahu. Mereka percaya jika itu tidak berlaku, maka cinta itu tidak tinggi nilainya. Sebenarnya anggapan itu tidak tepat. Jika anda beri semua yang dia mahu,apakah yang tinggal pada anda? Benarkah dia cinta pada anda bila dia mahukan pengorbanan anda?

Cinta sejati tidak memusnahkan atau merosakkan diri kekasih yang dicintai. Malah ia menjaga agar kekasih tetap suci dan selamat sebagaimana sucinya cinta itu sendiri.

Apa itu Cinta?

Ramai yang tahu tentang cinta. Ramai yang tahu menyebut perkataan cinta. Ramai yang tahu bagaimana ingin meluahkan kata-kata cinta. Tetapi adakah anda tahu apa itu cinta yang sebenarnya? Di sini saya ingin berkongsi dengan anda tentang apa itu cinta.
Sifat Cinta

Cinta itu suci, mahal dan tinggi tarafnya. Sifat cinta itu sempurna. Jika tidak, cinta akan cacat. Itulah cinta sebenar cinta.

Cinta Wujud Sejak Dilahirkan
Rasa cinta sedia wujud di dalam jiwa manusia sejak manusia itu lahir ke dunia. Cuma manusia akan melalui tahap-tahap kelahiran cinta bermula dari cinta kepada belaian ibu, membawa kepada cinta kepadakekasih dan akhirnya setelah puas mencari cinta suci, maka akan cinta kepada Tuhan Wujudnya cinta itu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasa dan cinta sebenar cinta itu suci murni serta putih bersih.

Cinta Bersedia
Bila sampai masanya di setiap tahap-tahap cinta, maka Tuhan menjadikan manusia itu bersedia menerima cinta itu. Pada mulanya jiwa itu bersedia menerima cinta, lantas sedia pula untuk berkongsi rasa kewujudan dengan dikasihi. Sedia untuk mengikat setia serta saling memahami. Setia untuk dipertanggungjawapkan kerana cinta. Sedia untuk menyerah diri pada yang dicintai.

Cinta Itu Indah
Walaupun kewujudan cinta tidak bisa dilihat, tetapi cinta itu indah dan cantik. Cantiknya itu tulin dan tidak ia bertopeng. Bukan saja ia cantik malah suci murni, bercahaya gemerlap dan putih bersih.

Cinta Itu Mengharap Balasan
Cinta antara manusia itu berkehendak kepada jodoh atau pasangan, dari diri yang punya persamaan, dari diri yang asalnya satu. Bila dapat yang dicari, bermakna cinta itu menganggap telah bertemu yang paling sesuai dan secocok dengan jiwanya, untuk bersatu kembali. Kehendak itu timbal balik sifatnya kerana manusia dalam bercinta tidak hanya menerima tapi juga menerima.

Cinta Itu Menakluki
Sifat cinta itu ingin menguasai. Dia mahu yang dikasihinya itu hanya khusus untukdirinya. Dia tidak mahu ianya dikongsi dengan orang lain. Sifat ini menuntut hak untuk mencintai dan dicintai. Tapi, dalam pada ingin menakluki, ia juga ingin ditakluki sepenuhnya.

Cinta Itu Mengetahui
Pada asasnya sebenarnya cinta itu mengetahui. Orang yang bercinta tahu siapa yang patutdicintainya. Cinta tidak perlu bertanya. Manusia boleh jatuh cinta tanpa membaca ilmiah atau novel tentang cinta. Mereka tahu apa yang perlu dilakukan. Tapi, cinta cuma tahu bercinta. Ia tidak tahu akan peraturan cinta jika tiada diberikan panduan.

Cinta Itu Hidup
Cinta adalah ibarat manusia, boleh berputik, lalu mekar serta boleh layu dan gugur. Cinta itu punya deria dan perasaan. Cinta mendengar cinta, berkata cinta, melihatcinta. Cinta ada segala-galanya. Sayang, benci, cemburu, gembira, sedih, tenang, tertekan, ketawa dan menangis. Cinta itu hidup sampai satu ketika ia akan menemui mati.Tapi ramai orang berharap agar cinta itu kekal selagi dia masih hidup dan tetap hidup walaupun telah mati.

Cinta Itu Suci
Sebagaimana yang banyak dikatakan orang, cinta itu suci. Sucinya cinta bukan bermakna ia tidak mengharap balasan. Cinta mengharap balasan cinta. Sucinya cinta bermakna ia tidak bernoda dan tidak pula berdosa Itulah sifat asal cinta, ia suci bagaikan anak yang baru lahir. Mereka yang kenal erti cinta akan cuba mengekalkan cinta itu sesuci mungkin. Mengekalkan cinta suci bermakna menjauhkan ia dari godaan nafsu yang tidak ada batasan. Kerana nafsulah cinta suci jadi bernoda dan berdosa.

Cinta Itu Mempesona
Cinta itu bukan saja indah, tapi mempersonakan. Ia bukan kerana cinta itu nakal sifatnya tapi kerana ia suci dan bersih. Ia adalah sebagaimana anda melihat pada anak kecil yang comel danbersih. Dia senyum pada anda dan merapati anda. Anda terpesona kerana bukan saja ianya comel, tapi kerana dia adalah insan yang tidak berdosa. Kerana sifat cinta yang mempersona ini selalunya manusia itu berbuat silap bila bercinta.
Apa saja yang dilakukan oleh kekasihnya…mempersonakannya dan nampak cantik serta betul walaupun itu adalah satu dosa dan akan menodai cinta itu sendiri. Itulah juga yang menyebabkan orang yang bercinta itu walaupun seorang yang bijaksana, akan menjadi bodoh kerana pesona cinta. Akal itu mampu dikalahkan oleh nafsu. Nafsu itu tidak bisa dikalahkan melainkan jika anda sentiasa ingat kepada Tuhan Maha Pencipta.

Apakah itu Bukti Cinta?
Cinta perlukan bukti. Ramai orang percaya bahawa bukti cinta itu ialah mengorbankan atau menyerahkan apa saja yang kekasih anda mahu. Mereka percaya jika itu tidak berlaku, maka cinta itu tidak tinggi nilainya. Sebenarnya anggapan itu tidak tepat. Jika anda beri semua yang dia mahu,apakah yang tinggal pada anda? Benarkah dia cinta pada anda bila dia mahukan pengorbanan anda?

Cinta sejati tidak memusnahkan atau merosakkan diri kekasih yang dicintai. Malah ia menjaga agar kekasih tetap suci dan selamat sebagaimana sucinya cinta itu sendiri.